Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu
Hatiku sudah terpikat
Ingat kepada mu
Kutunggu- tunggu untuk bertemu
Denganmu pujaan kuuu
Walau sedetik puas rasanya
Namun kita tak lagi bersua
Kupandang- pandang lagi potretmu
Aduh semakin rinduuuu
Kurus badanku jadinya begini
Dimabuk cinta sepanjang hari
Lebih baik ku tersiksa
Diri hancur tak mengapa
Dari pada ku terhina
Didalam bercintaaaa
Kubaca lagi surat mu
Yang kau kirimkan itu
Terbayang- bayang wajahmu
Kau dambaan jiwa ku
Pernahkah kau merasakan
Gelisah hati ku
Yang dilamun rindu
Selalu ingat akan dirimu
Kupandang- pandang lagi potretmu
Aduh semakin rindu
Kurus badanku jadinya begini
Dimabuk cinta sepanjang hari
Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu
Hatiku sudah terpikat
Ingat kepada mu
Kubaca lagi surat mu
Yang kau kirimkan itu
Terbayang- bayang wajahmu
Kau dambaan jiwa ku
Pernahkah kau merasakan
Gelisah hati ku
Yang dilamun rindu
Selalu ingat akan dirimu
Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu
Hatiku sudah terpikat
Ingat kepada mu
Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu
Hatiku sudah terpikat
Ingat kepada mu ingat kepada
Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu
Hatiku sudah terpikat
Ingat kepada mu
Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu
Hatiku sudah terpikat
Ingat kepada mu ingat kepada
Mengapa berkirim surat
Kalau bukan karena rindu