Si budi kecil kuyup menggigil
Menahan dingin tanpa jas hujan
Di simpang jalan tugu pancoran
Tunggu pembeli jajakan koran
Menjelang maghrib hujan tak reda
Si budi murung menghitung laba
Surat kabar sore dijual malam
Selepas isya'melangkah pulang
Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang
Kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak
Sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang
Lemah jarimu terkepal
Cepat langkah waktu pagi menunggu
Si budi sibuk siapkan buku
Tugas dari skolah selesai setengah
Sanggupkah si budi diam di dua sisi
Anak sekecil itu
Berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang
Kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak
Sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang
Lemah jarimu terkepal
Anak sekecil itu
Berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang
Kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak
Sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang
Lemah jarimu terkepal