Kisah lama terus membayangi
Nyata dalam lensa mata ini
Walau kupejam namun tetap membayang
Bagai di dalam layar perak
Semua tergambar, jelas semua tergambar, ho-oh
Waktu aku menikam dadamu
Dan kubakar sekujur tubuhmu
Kau menjerit saat melawan ajal
S'mula kuduga kau pengkhianat
Ternyata engkau korban yang sia-sia, oh
Sepinya hidup dalam penjara
(Tak juga hilangkan)
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu, wajahmu
Datang menggoda
Jeritmu di telinga
Darahmu di nafasku
Api di tubuhmu t'lah menyengat hariku
'Kan ke mana harus kuhilangkan?
Rasa sesal terus membelenggu
Kian hari semakin menyiksaku
Ingin rasanya ku berlari
Namun jarimu mencengkram kaki ini, oh
Sepinya hidup dalam penjara
(Tak juga hilangkan)
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu, wajahmu
Datang menggoda
(Sepinya hidup dalam penjara , Tak juga hilangkan)
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu, wajahmu
Datang menggoda
(Sepinya hidup dalam penjara , Tak juga hilangkan)
Rasa sesal dan rasa bersalah
Bayangmu, wajahmu
Datang menggoda